Home / Deli Serdang / Pilkades Serentak 2026 Pagar Merbau : Rahmadsyah PH.Barus, Abdi Aftara Prasistio, dan Endra Damanik Raih Suara Terbanyak

Pilkades Serentak 2026 Pagar Merbau : Rahmadsyah PH.Barus, Abdi Aftara Prasistio, dan Endra Damanik Raih Suara Terbanyak

Rahmadsyah PH.Barus, Abdi Aftara Prasistio, dan Endra Damanik Raih Suara Terbanyak(k/ft)

Pagar Merbau Deli Serdang,Srikandinews.com.Sebanyak 76 desa di Kabupaten Deli Serdang secara serentak menggelar tahapan krusial Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pada hari Selasa, 2 Juni 2026. Di wilayah Kecamatan Pagar Merbau, momentum besar ini juga berlangsung di tiga desa, yakni Desa Purwodadi, Desa Jati Baru, dan Desa Bandar Dolok. Kontestasi berjalan menarik dengan berbagai dinamika, mulai dari persaingan antar wajah baru hingga pertemuan kembali dengan nama-nama lama yang pernah memimpin.

Dinamika Calon dan Pemilih di Setiap Desa

Desa Purwodadi

Sebanyak empat kandidat saling bersaing memperebutkan kepercayaan dari 2.232 pemilih yang tersebar di tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS). Keunikan di desa ini adalah seluruh nama yang bertarung merupakan wajah baru dalam sejarah Pilkades setempat. Para calon tersebut adalah:

1. Suyatno

2. Abdi Aftara Prasistio

3. Fitri Rahwadi

4. Zulkarnain

Desa Jati Baru

Persaingan terasa lebih ketat karena menghadirkan empat calon dengan latar belakang pengalaman, di mana dua di antaranya merupakan mantan Kepala Desa. Daftar calon yang bertarung:

1. M. Fijay

2. Suhermanto Simanjuntak (Mantan Kades periode 2012–2018)

3. Putri Septi Sitohang

4. Rahmadsyah Putra Helmi Barus (Mantan Kades periode 2018–2026)

Jumlah pemilih yang terdaftar mencapai 1.595 orang, terbagi dalam empat TPS.

Desa Bandar Dolok

Sementara itu, di Desa Bandar Dolok, pertarungan mempertemukan kembali dua tokoh yang merupakan rival lama pada Pilkades periode sebelumnya. Keduanya adalah:

1. Endra Damanik

2. M. Jais (Mantan Kades periode 2018–2026)

Jumlah pemilih tercatat sebanyak 960 orang yang menggunakan hak pilihnya di 3 TPS.

Proses Pemilihan Berjalan Aman dan Antusias Proses pemungutan suara berlangsung lancar mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Keamanan jalannya proses sangat terjamin berkat pengamanan ketat dari personel Polsek Pagar Merbau dan Koramil 06 Lubuk Pakam, yang bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Pagar Merbau

Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Warga terlihat rela mengantre dengan tertib demi menggunakan hak pilihnya. Pantauan awak media di lapangan menunjukkan partisipasi yang luar biasa; contohnya di TPS 1 Desa Jati Baru, hingga pukul 11.30 WIB, tercatat 310 orang dari 417 pemilih yang terdaftar dalam DPT sudah menyalurkan suaranya.

Puncak acara terjadi pada pukul 14.30 WIB saat proses penghitungan suara dimulai. Warga berkumpul dengan penuh harap menanti hasil akhir yang akan menentukan pemimpin desa mereka untuk lima tahun ke depan.

Hasil Akhir: Kemenangan dan Kejutan

Hasil perhitungan suara di masing-masing desa memunculkan nama-nama pemenang yang berhasil meraih kepercayaan mayoritas masyarakat:

Desa Bandar Dolok: Kemenangan Mutlak Endra Damanik

Salah satu kejutan terbesar terjadi di Desa Bandar Dolok. Calon nomor urut 1, Endra Damanik, berhasil meraih kemenangan telak dengan perolehan 521 suara. Angka ini jauh meninggalkan rivalnya sekaligus mantan pemimpin sebelumnya, M. Jais, yang hanya memperoleh 336 suara. Kemenangan ini menunjukkan pergeseran kepercayaan masyarakat yang cukup nyata.

Desa Jati Baru: Kemenangan Tipis Rahmadsyah PH. Barus

Persaingan paling ketat terjadi di Desa Jati Baru. Mantan Kepala Desa periode 2018–2026, Rahmadsyah Putra Helmi Barus (nomor urut 4), kembali memenangkan kepercayaan warga dengan perolehan 550 suara. Ia unggul tipis hanya selisih 10 suara dari calon nomor urut 3, Septi Putri Sitohang, yang mengumpulkan 540 suara. Hasil ini menjadi yang paling ketat di Kecamatan Pagar Merbau.

Desa Purwodadi: Abdi Aftara Prasistio Menang Telak

Di Desa Purwodadi, hasilnya sangat mutlak. Calon nomor urut 2, Abdi Aftara Prasistio, mendominasi perolehan suara dengan angka yang sangat fantastis, yaitu 1.147 suara. Jauh meninggalkan para pesaing lainnya:

– Zulkarnain: 290 suara

– Suyatno: 232 suara

– Fitri Rahwadi: 23 suara

Kemenangan ini menjadi bukti kuat bahwa masyarakat Purwodadi menaruh harapan besar pada sosok Abdi Aftara Prasistio untuk memajukan desa.

Ucapan Selamat dan Harapan Masyarakat Ketua Forum Wartawan dan Lembaga Sosial Masyarakat Pagar Merbau Sekitarnya (Forwarspams), Suleno, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas terselenggaranya pesta demokrasi ini.

“Selamat dan sukses kepada Rahmadsyah Putra Helmi Barus, Endra Damanik, dan Abdi Aftara Prasistio yang berhasil meraih dukungan tertinggi dari masyarakat di desanya masing-masing,” ujar Suleno.

Ia juga mengingatkan agar euforia kemenangan tidak berlebihan dan tetap menjaga persatuan serta kondusivitas wilayah. Suleno menekankan bahwa tantangan berat pembangunan sudah menanti. Menurutnya, kepala desa terpilih tidak boleh lagi hanya mengandalkan dana desa, melainkan harus menggerakkan partisipasi dan kebersamaan seluruh warga.

“Pembangunan dan pelayanan di desa harus berjalan dengan kebersamaan. Sangat penting bagi para pemimpin baru ini untuk merangkul semua pihak, termasuk para calon yang kalah beserta pendukungnya, agar desa bisa maju bersama,” tambahnya.

Analisis Pasca-Pilkades Kecamatan Pagar Merbau

Berdasarkan hasil pemantauan dan data yang diperoleh, berikut adalah gambaran situasi pasca-pemilihan:

1. Partisipasi Tinggi: Secara umum antusiasme warga sangat baik, terutama di Desa Purwodadi yang menunjukkan dukungan luar biasa terhadap pemimpin pilihannya.

2. Potensi Kerawanan di Jati Baru: Selisih kemenangan yang sangat tipis (hanya 10 suara) berpotensi menimbulkan ketidakpuasan sebagian pihak. Meski saat ini aman, pemantauan ketat diperlukan menjelang penetapan hasil pleno.

3. Kondusif di Bandar Dolok: Selisih suara yang jauh menunjukkan kepercayaan mayoritas, sehingga potensi konflik pasca-pemilihan sangat minim.

4. Kemenangan Mutlak Purwodadi: Dominasi suara Abdi Aftara Prasistio membuka peluang besar untuk rekonsiliasi cepat dan persatuan warga.

5. Pemantauan Berkelanjutan: Meskipun situasi aman, seluruh elemen masyarakat dan pemerintah diminta tetap waspada hingga penetapan resmi hasil akhir untuk mengantisipasi keberatan atau sengketa yang mungkin muncul. ( *** )

Share this:

About srikaninews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *