
Kepri – Srikandinews.com. Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepulauan Riau Buralimar mengatakan, ada dua daerah di Kepulauan Riau yang akan melakukan travel bubble di Kepulauan Riau, yaitu Lagoi Bintan dan Nongsa Batam. Rabu, (29/09/2021).
“Wisatawan nantinya akan menerapkan sistem tracing menggunakan blue pass yaitu sistem yang dapat memonitor setiap pergerakan wisatawan,” tutur Buralimar.
Disamping itu, diterapkannya destinasi travel bubble para wisman yang masuk tetap akan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.
Buralimar menjelaskan saat ini pemerintah sedang mempersiapkan draft MoU untuk tahap uji coba travel Bubble.
“Memang wisata mancanegara (wisman) sudah tak sabar menunggu untuk berkunjung ke Lagoi dan Nongsa, namun nantinya travel bubble akan dibatasi dengan penawaran seminggu 100 orang saja,” jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus berupaya membuka kawasan wisata di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, melalui kebijakan travel bubble di tengah pandemi COVID-19..
Untuk membuka perjalanan terbatas (travel bubble) tersebut dilakukan terbatas untuk Batam, Bintan pada Oktober 2021.
Ada beberapa hal yang harus di penuhi antara lain; penerapan protokol Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability (CHSE). Kendati demikian, penerapan protokol kesehatan sangat penting mengingat risiko kenaikan infeksi virus COVID-19.(Oyo).
Srikandinews media online