Home / Nias Barat / Penghibah Tanah Sepakat Dukung Pembangunan Markas Batalyon TNI AD di Mandrehe Barat

Penghibah Tanah Sepakat Dukung Pembangunan Markas Batalyon TNI AD di Mandrehe Barat

Mandrehe Barat, – Srikandinews.com.Pemerintah Kecamatan Mandrehe Barat bersama jajaran pemerintah desa memfasilitasi pertemuan penting terkait pembangunan Markas Batalyon TNI AD yang akan berlokasi di Desa Lasarabagawu, Desa Sisarahili II, dan Desa Onolimbu Raya.

Pertemuan yang dipimpin oleh Camat Mandrehe Barat, Damianus Hulu, SH., MAP, ini turut dihadiri oleh Pj. Kepala Desa Lasarabagawu, Kepala Desa Sisarahili II, dan Pj. Kepala Desa Onolimbu Raya, serta para tokoh masyarakat, penghibah tanah, dan unsur penting lainnya.

Sukarela Tanpa Ganti Rugi

Dalam suasana yang penuh keakraban, para penghibah tanah dengan tulus menyatakan kesiapan mereka untuk menghibahkan lahan tanpa meminta ganti rugi. Hal ini menjadi langkah bersejarah sekaligus bukti nyata kepedulian masyarakat terhadap kemajuan Kabupaten Nias Barat, khususnya di Kecamatan Mandrehe Barat.

Salah satu yang ikut memberikan dukungan besar adalah Bapak Famoni Gulo, anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah, yang menghibahkan lahan seluas 5 hektar. Selain itu, beberapa tokoh masyarakat terkemuka juga turut ambil bagian, di antaranya Saradodo Gulo, mantan Ephorus ONKP, serta A. Pesi Gulo, bersama penghibah lainnya. Dari hasil pertemuan, total luas tanah yang dihibahkan diperkirakan mencapai 40 hingga 60 hektar.

Komitmen Bersama

Dalam forum tersebut, semua pihak sepakat untuk mendukung penuh pembangunan Markas Batalyon TNI AD. Kesepakatan ini dipandang sebagai wujud kolaborasi nyata antara masyarakat, pemerintah desa, dan pemerintah kecamatan demi kepentingan strategis wilayah.

Camat Mandrehe Barat, Damianus Hulu, SH., MAP, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dukungan semua pihak.

“Atas nama pemerintah kecamatan, saya menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada orang tua kami para penghibah tanah, tokoh masyarakat, serta bapak/ibu penjabat kepala desa atas kontribusi besar yang telah diberikan. Dengan hadirnya Markas Batalyon TNI AD di wilayah kita, kita optimis akan terjadi peningkatan pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor secara signifikan ke depannya,” ungkap Damianus Hulu.

Harapan ke Depan

Pembangunan Markas Batalyon TNI AD di Kecamatan Mandrehe Barat tidak hanya dipandang sebagai upaya penguatan pertahanan negara, tetapi juga diyakini akan memberikan multiplier effect bagi masyarakat, mulai dari terbukanya lapangan kerja, meningkatnya perputaran ekonomi lokal, hingga terbangunnya infrastruktur pendukung di kawasan sekitar.

Dengan semangat kebersamaan dan pengorbanan yang ditunjukkan masyarakat melalui penghibahan tanah ini, Mandrehe Barat menorehkan sejarah baru dalam kontribusinya bagi pembangunan nasional dan daerah.

Penulis (Faty war)

Share this:

About srikaninews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *