
NIAS UTARA – Srikandinews.com. Dugaan pengelolaan anggaran yang tidak transparan di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Alasa, Kabupaten Nias Utara, kian menjadi sorotan publik. Setelah isu tersebut viral dan menuai perbincangan hangat, pihak sekolah terpantau mendadak mendatangkan sejumlah fasilitas dan material bangunan ke lingkungan sekolah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, pengiriman logistik tersebut dilakukan secara bertahap menggunakan mobil pikap jenis Mitsubishi L300. Tahap pertama terjadi pada Kamis (20/10/2026) dengan tibanya 6 unit meja. Pengiriman berlanjut keesokan harinya, Jumat (21/10/2026), sebanyak 10 unit meja, sehingga total fasilitas yang masuk berjumlah 16 unit.
Tak berhenti di situ, pergerakan mencurigakan kembali terlihat pada Senin (26/10/2026) dini hari. Satu unit pikap L300 bermuatan pasir dan semen tampak memasuki area sekolah, memicu tanda tanya besar di kalangan masyarakat mengenai urgensi pengiriman material pada waktu tersebut.
Terkait kedatangan logistik yang dinilai mendadak ini, awak media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala SMAN 1 Alasa, Oknum (KH) melalui pesan singkat WhatsApp. Wartawan mempertanyakan asal-usul sumber dana pengadaan barang-barang tersebut, apakah bersumber dari Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) atau dari alokasi anggaran lainnya.
Selain persoalan logistik, KH juga memilih bungkam saat dimintai keterangan mengenai agendanya mendatangi Kantor Cabang Dinas (Kacabdis) Pendidikan Wilayah VIII di Gunungsitoli pada Jumat (23/10/2026) lalu. Pertanyaan awak media mengenai rincian serta tujuan pembelanjaan yang dilakukan kepala sekolah pasca-pertemuan di kantor Kacabdis tersebut sama sekali tidak mendapat respons hingga berita ini diturunkan.
Sikap bungkam dan terkesan menghindar dari kepala sekolah ini kian memperkuat kecurigaan publik mengenai adanya potensi penyelewengan atau dugaan korupsi dalam pengelolaan dana sekolah.
Hingga saat ini, tim investigasi media masih terus melakukan penelusuran lebih lanjut guna mengungkap rincian pembelanjaan yang dilakukan oleh pihak sekolah, serta memantau perkembangan transparansi sisa anggaran BOSP yang dikelola oleh SMAN 1 Alasa.
(✍️Tim Bersambung✍️)
Srikandinews media online