
Sumenep – Srikandinews.com. Kapolres Sumenep, AKBP Rahman Wijaya S.I.K Bersama Dandim 0827 dan Dinkes Kabupaten Sumenep menggelar Live Via Podcast. Kamis, 29/07/2021.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada pukul 14.30.30 wib di Kantor kebanggaan Nahdlatul Ulama di Jln Trunojoyo No.295, Desa Gedungan Kec. Batuan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Adapun pembahasan dalam Via Podcast di Kantor PCNU Sumenep tersebut membahas tentang PPKM dan Vaksinasi di Kab. Sumenep.
Giat Live Via Podcast tersebut, Kapolres Sumenep, AKBP Rahman Wijaya S.I.K menyampaikan bahwa sejak tanggal 26 Juli hingga tanggal 02 Agustus 2021, Kabupaten Sumenep sudah melalui beberapa tahapan proses PPKM. “Mulai dari tanggal 26 Juli sampai dengan 02 Agustus tahun 2021, Sumenep Sudah melalui beberapa tahapan proses PPKM, Mulai dari PPKM Darurat hingga memasuki PPKM level 3 khususnya di Sumenep,” katanya.
Ia melanjutkan, “Sekolah sampai dengan saat ini adalah 100% masih dilaksanakan secara daring Kemudian untuk rumah makan atau Kedai, warung, café dan sejenisnya di level 3 maksimal dibuka sampai dengan pukul 20. 00 Wib,” tuturnya.
Pihaknya juga menegaskan, pihak kepolisian bersama Dandim 0827 Kabupaten Sumenep serta Forkopimda terus bersinergi dengan melakukan berbagai upaya dan langkah langkah strategis untuk menekan penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Sumenep. “Salah satunya pada saat malam hari, karena pada saat malam hari sangat mudah untuk penyebarannya, sehingga salah satu cara untuk menekan penyebaran Covid-19 dimalam hari, Pihak kepolisian mengurangi mobilitas masyarakat. Karena jika masyarakat apabila meningkatkan mobilitas terus kemudian terjadi kerumunan, maka itu sangat berbahaya dan hal itu adalah salah satu pemicu terjadinya penyebaran Covid-19 dan klaster baru,” ucapnya. Podcast sore ini.
Kapolres Sumenep menambahkan pihaknya bersama anggota dan TNI terus melakukan edukasi kepada masyarakat betapa pentingnya membentuk kekebalan tubuh melalui vaksinasi.
“Membentuk Immunity yaitu dengan cara kita menggelorakan kegiatan vaksinasi. Baik dari rekan-rekan dari TNI, rekan-rekan dari POLRI maupun pemerintah daerah yang setiap hari mungkin bisa melihat kegiatan di Puskesmas maupun di Kodim, bahkan di kepolisian pun juga melaksanakan beberapa kegiatan vaksinasi,” bebernya.
AKBP Rahman Wijaya juga menghimbau dan berharap agar masyarakat tidak percaya dengan berita Hoax terkait Vaksin yang disebarkan oleh oknum yang tak bertanggung jawab. Bahkan pihaknya meminta jika masyarakat Sumenep mendapatkan berita Hoaks terkait Vaksin agar segera melaporkan ke Mapolres Sumenep.
“Stop penyebaran Hoax/berita Bohong mengenai Vaksin, karena hal itu akan menjadi polemik dan kesimpangsiuran di masyarakat. Apabila dijumpai berita bohong atau Hoaks mengenai vaksin Covid-19 agar masyarakat segera melaporkan ke Mapolres Sumenep agar ditindaklanjuti,” tandasnya.
Sementara itu, dikesempatan yang sama Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf Nurcholis.,A.md mengharap kepada masyarakat di Kabupaten agar di masa masa pandemi ini untuk tetap mensupport kebijakan pemerintah karena menurutnya apapun yang dilakukan pemerintah adalah hal terbaik untuk memberikan keselamatan dan kesehatan bagi masyarakat.
“Kami memohon kerjasamanya untuk tetap patuh terhadap anjuran dan kebijakan pemerintah, karena setiap kebijakan yang sudah diwajibkan pemerintah itu semata mata hanya ingin menyelamatkan masyarakat dari virus covid-19. Maka dari itu tetaplah disiplin Prokes dan hindari kerumunan massa,” tukasnya.
“Dan kami juga mendoakan agar secepatnya Pandemi ini berlalu dari bumi Indonesia agar masyarakat kembali merdeka melakukan aktivitasnya,” pungkas Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf Nurcholis.,A.md.
(Red/Igusty)
Srikandinews media online