
Kab.Nias – Srikandinews.com. Penyerahan bantuan benih padi lahan sawah, lahan kering, pupuk dan obat-obatan, sebagaimana yang kita laksanakan pada hari ini. Rabu (14/07/2021).
Salah satu kendala yang dihadapi pada saat ini dalam mengembangkan Usaha Tani khusus komoditas padi dan komoditas palawijaya (seperti jagung, ubi kayu,ubi jalar) dan komoditas Hortikultura (antara lain cabe dan sayuran lainnya) yaitu keterbatasan dan kelangkaan tenaga kerja, sehingga tingkat capaian luas tanam, capaian produksi relatif masih rendah, belum lagi faktor-faktor lain yang mempengaruhi produktivitas yang sangat bervariatip yakni : iklim ekstrim, musim kemarau, curah hujan tinggi yang mengakibatkan banjir.
Pemerintah Kabupaten Nias melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Nias, menyampaikan bahwa Salah satu wujud kepedulian Pemerintah di Tahun 2021 ini melalui Program Pengawasan Penggunaan Sarana Pertanian Kegiatan Pengawasan Penggunaan Sarana Pendukung Pertanian Sesuai dengan Komoditas, Teknologi dan Spesifik Lokasi dengan output kegiatan yaitu a) Pengembangan Intensifikasi Padi Sawah seluas 100 Ha, dan b) Penangkar Benih Padi Sawah seluas 4 Ha. APBD Kabupaten Nias meliputi : benih padi : 2,6 ton, pupuk dan obat-obatan. Sedangkan sumber APBN berupa benih sebanyak : 21 ton, pupuk sebanyak 70 ton, dan obat-obatan sebanyak 1.400 liter. Bila dikonversi ke nilai uang sebesar Rp. 255.805.570 (dua ratus lima puluh lima juta delapan ratus lima ribu lima ratus tujuh puluh rupiah),- dari APBD Kabupaten Nias. Sedangkan dari APBN senilai Rp. 982.000.000,- (Sembilan ratus delapan puluh dua juta rupiah). ungkapnya.
Bupati Nias YAATULO GULO SE, SH, M.Si, berharap kepada Saudara-saudara penerima manfaat bantuan benih padi padi sawah, benih lahan kering, pupuk dan obat-obatan, manfaatkanlah sebaik-baiknya dalam kemajuan kelompok, dan lakukan pertanaman secara serentak serta dapat meningkatkan luas tambah tanam persawahan sesuai petunjuk penyuluh pertanian lapangan disetiap wilayah masing-masing, jangan menjadi konflik internal kelompok, diatur penerimanya melalui kesepakatan dalam kelompok. Saya harapkan dengan bantuan benih unggul yang diterima hari ini target produksi bisa mencapai 6,5 – 7 ton/ha, dari capaian produksi padi sebelumnya yang hanya mencapai 3 – 4 ton/ Imbuhnya.
Acara tersebut turut hadir Wakil Bupati Nias, Sekda Kabupaten Nias, Kepala Dinas Lingkup Kabupaten Nias, dan Kelompok Tani dari Desa Hilibadalu, Desa Hilimbrujo, Desa Hilihoru, dan Kelompok tani Desa Somi kec.Gido.
(Red)
Srikandinews media online