
Nias Barat – Srikandinews.com Menurut dugaan yang disampaikan kepada Media Srikandinews saat melakukan wawancara dengan salah seorang warga yang tidak mendapatkan bantuan pangan, kondisi tersebut diduga berkaitan dengan pilihan politik warga pada Pemilihan Bupati tahun 2020 lalu.
Warga tersebut menyampaikan bahwa dirinya mendukung salah satu calon bupati yang pada akhirnya tidak terpilih. Sejak saat itu, warga mengaku merasa resah dan khawatir seolah-olah pilihan politiknya menjadi persoalan yang berdampak terhadap haknya dalam memperoleh bantuan pangan.
Atas persoalan tersebut, masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Nias Barat di bawah kepemimpinan Bupati Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., M.M., dapat memberikan arahan kepada jajaran pemerintahan desa, mulai dari kepala dusun hingga perangkat desa lainnya, agar pendataan dan penyaluran bantuan kepada masyarakat dilakukan berdasarkan ketentuan serta data yang berlaku.
Warga berharap jangan sampai perbedaan pilihan politik pada pemilihan kepala daerah menjadi alasan atau kendala bagi seseorang dalam memperoleh bantuan yang memang menjadi haknya sesuai dengan kriteria dan ketentuan yang berlaku.
Media Srikandinews menegaskan bahwa informasi tersebut merupakan keterangan dan dugaan dari warga yang diwawancarai, sehingga diperlukan klarifikasi serta pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait untuk memastikan penyebab sebenarnya warga tersebut tidak menerima bantuan pangan.
Masyarakat juga berharap seluruh proses pendataan dan penyaluran bantuan dapat dilakukan secara transparan, objektif, dan tidak membeda-bedakan warga berdasarkan pilihan politiknya. (Faty)
Srikandinews media online