
Hiliwa’ele, – Srikandinews.com.Warga Desa Hiliwa’ele, Kecamatan Moro’o, atas nama Yuriso Waruwu (Ama Joli) kembali menyampaikan laporan terkait lahan pertanian miliknya yang sudah siap tanam. Lahan tersebut dibuka sejak Juli 2025 dan pernah disurvei oleh salah seorang PPL pertanian tingkat Kecamatan Moro’o, namun survei hanya sebatas pengambilan titik koordinat sesuai keterangan pemilik lahan.(kamis 2 Oktober 2025)
Menurut keterangan Ama Joli Waruwu saat ditemui oleh pihak media online Srikandinews.com,dirinya telah berulang kali menyampaikan persoalan ini ke Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Nias Barat. Bahkan, ia mengaku sudah empat kali mendatangi kantor dinas terkait, namun hingga saat ini belum juga mendapat respon maupun tindak lanjut.
“Kami sudah berusaha berulang kali, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan dari dinas pertanian. Harapan kami, pelayanan bisa ditingkatkan agar masyarakat kecil juga diperhatikan,” ungkap Ama Joli Waruwu.
Menanggapi hal tersebut, pihak masyarakat melalui Srikandinews menyampaikan rasa prihatin terhadap pelayanan dinas terkait. Mereka menilai, sebagian pegawai pertanian dan perikanan cenderung hanya memperhatikan pihak atas dan melupakan kebutuhan masyarakat bawah.
Untuk itu, masyarakat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Nias Barat, Eliuyunus Waruwu agar memberi perhatian serius serta menegaskan peningkatan pelayanan di Dinas Pertanian.Supaya kadis dan jajaran pegawai pertanian, tolong sesekali lihatlah kami masyarakat bawah. Jangan hanya memandang ke atas,” tutup pernyataan warga.
Penulis Faty war.
Srikandinews media online