
Tanjungpinang – Srikandinews.com. Wakil Ketua II DPRD Kepulauan Riau, Raden Hari Tjahyono berharap KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) setelah vaksin Covid yang menimpa warga diteliti dan dipantau oleh Satgas Covid dan Pemda. Hal ini menurutnya menjadi hal penting jangan hanya dilihat dari angka statistiknya tapi karena ini menyangkut nyawa dan tanggungjawab negara yang juga tertuang dalam peraturan vaksinasi, Kamis (12/08/2021).
Pendapat diatas disampaikannya disela-sela peluncuran vaksinasi dosis 2 se- Kepulauan Riau di Kota Batam belum lama ini. Dirinya mengapresiasi sekali kerja-kerja tim vaksinasi karena Kepulauan Riau masuk tiga besar dalam program vaksinasi ini dari 34 provinsi.
Raden juga berharap masyarakat yang divaksin dipantau apakah ada kejadian KIPI dan perlu ditangani dan dilayani baik parah ataupun tidak karena ini ada regulasi yang mengaturnya. Terkhusus, Mengingatkan kepada penyelenggara vaksin.
Selain itu, Ia mau untuk para penyelenggara vaksin dikontrol oleh pemerintah selain itu harus ada layanan informasi dan KIPI vaksin untuk masyarakat usai di vaksin. Dilihat masalah vaksinasi ini ada yang menimbulkan kerumunan, kekurangan vaksin dan sekelumit persoalan lainnya termasuk yang terakhir ini.
” Kita ingin ada layanan informasi vaksin sebelum dan setelah vaksin, Negara harus bertanggungjawab dengan hal ini,” Ujar Raden Hari Tjahyono yang juga merupakan Ketua Badan Pemenangan Pemilu, Pilkada dan Pilkades (BP4) DPP PKS Wilayah Sumbagut ini.
Masih sambungnya, Ditegaskan olehnya mengenai keprihatinannya ketika penyelenggaraan vaksin ada yang melanggar prokes dan menciptakan kerumunan sedemikian rupa. Ke depan management vaksinasi perlu diperbaiki agar Prokes terjaga dan target tercapai.
(Riyadi)
Srikandinews media online