
Bengkalis, Riau – Beritainvestigasi.com. Kapolres Bengkalis dan Kapolsek Mandau melalui Kasie Humas dinilai mengabaikan Laporan Informasi (LI) yang disampaikan Awak Media terkait dugaan adanya kegiatan perjudian dengan modus Gelanggang Permainan (Gelper) di jalan Rambutan No. 6, Air Jamban, Kec. Mandau, Bengkalis, Riau.
Menanggapi beredarnya video di akun tiktok wartapenariau.com terkait dugaan perjudian berkedok Gelper di wilayah Polsek Mandau tersebut pada Sabtu (10/10/2026), Ketua LSM Gerakan Anti Korupsi dan Penyelamatan Aset Negara (Gakorpan) DPD Riau, Rahmad Panggabean, mengungkapkan, bahwa Tim LSM Gakorpan DPD Riau pada Senin (05/10/2026) telah menginvestigas tempat tersebut.
“Kita sudah kantongi beberapa dokumentasi terkait lokasi perjudian berkedok Gelper di wilayah Polsek Mandau. Termasuk yang di jalan Rambutan,” kata Rahmad kepada Awak Media di salah satu Kedai Kopi, jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru, Sabtu (10/10/2026).
Ia menilai, perjudian tersebut sengaja “dipelihara” oleh Oknum Aparat Penegak Hukum (APH) karena setoran yang diberikani pemilik/pemodal perjudian untuk mengamankan kegiatan tersebut cukup besar.
*Tiap minggu atau tiap bulan pemilik Gelper tersebut pasti setoran. Kalau tidak setor, pasti sudah digrebek. Inilah mental bejad Oknum APH kita. Menggadaikan seragam institusinya demi rupiah,” ucap Rahmad.
“Kita akan paksa tempat tersebut supaya ditutup. Kalau Polsek Mandau dan Polres Bengkalis tidak mampu menutup, kita akan laporkan ke Polda Riau. Bila memungkinkan, kita akan gelar Aksi demo dengan menggandeng Tokoh Agama, Masyarakat setempat,” pungkas Rahmad.
Sementara, Kasie Humas Polsek Mandau, Betty Siagian saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Sabtu (10/10/2026) sore, hanya mengatakan, ijin Pak,,hubungi ke no ini ya..saya sdg di luar kota.
Akan tetapi, nomor yang diberikan Betty Siagian, saat dikonfirmasi tidak memberikan tanggapan hingga berita ini dimuat.
Hal yang sama juga dilakukan oleh Kasie Humas Polres Bengkalis, konfirmasi yang dilayangkan awak media tidak ditanggapi. (Tim/red).
Srikandinews media online