
Medan – Srikandinews.com.Semangat persaudaraan dan kemitraan yang erat terjalin indah dalam kunjungan kerja yang penuh makna. Guna mempererat hubungan, membangun kerja sama yang konstruktif, serta memperkuat sinergi positif—khususnya dalam ranah informasi dan pelayanan publik—Ketua Forum Pers Independen Indonesia (FPII) Sumatera Utara, Datok Arifin, didampingi Sekretaris Umum, Rudi Swaren, melaksanakan silaturahmi hangat ke Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan, pada Selasa, 1 September 2026.
Kedatangan rombongan diterima dengan penuh kehormatan langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas), Fonika Affandi, A.Md., S.H., M.H. di ruang kerjanya, dalam suasana terbuka, akrab, dan penuh rasa persaudaraan yang luhur.
Kunjungan & Peninjauan yang Membuka Wawasan
Setelah berdiskusi dengan penuh kesepahaman, Kalapas memberikan arahan kepada Kasi Bimbingan Kemasyarakatan, M. Hidayatullah, serta Kepala Bidang Keamanan dan Ketertiban, Fajar Setiawan, untuk mendampingi rombongan meninjau secara langsung seluruh area hunian dan fasilitas yang tersedia. Langkah ini memberikan gambaran utuh tentang kualitas pembinaan serta kenyamanan yang disediakan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan.
Dengan mata kepala sendiri, Ketua FPII Sumut mengamati bagaimana lembaga ini dikelola dengan tertib, manusiawi, dan sangat memperhatikan aspek pembangunan manusia seutuhnya. Rasa kagum yang mendalam terungkap dari sanubari melihat kenyataan yang luar biasa tersebut
Dalam pernyataan yang sopan dan penuh kekaguman, Datok Arifin menyampaikan:
“Terima kasih yang sedalam‑dalamnya kami haturkan kepada Pimpinan beserta seluruh jajaran Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan, yang telah berkenan menerima kami dengan hati terbuka dan memberikan kesempatan berharga untuk melihat langsung kondisi nyata yang ada di dalamnya. Sungguh hal ini memberikan pemahaman yang sangat berharga bagi kami.”
“Jujur, saya tidak menyangka betapa lengkap, tertata, dan bermutu fasilitas yang disediakan. Mulai dari ruang pendidikan yang teratur—termasuk perhatian khusus bagi mereka yang masih buta huruf lengkap dengan guru pendampingnya—poliklinik kesehatan yang memadai, rumah ibadah yang layak bagi kelima agama yang dianut, kebun bimbingan hidroponik yang produktif, kegiatan seni/marching band, hingga sarana olahraga yang menunjang kebugaran jasmani. Semuanya tersusun rapi dan sangat bermanfaat.”
Beliau juga menyoroti aspek pelayanan kesehatan yang sangat berarti:
“Kehadiran Klinik Pratama yang telah terintegrasi dengan BPJS Kesehatan adalah langkah maju yang sangat luar biasa. Hal ini menjamin setiap warga binaan yang jatuh sakit dapat segera mendapat penanganan yang layak, cepat, dan terjamin kualitasnya.”
Hal positif ini juga diperkuat oleh salah satu warga binaan bernama Andi, yang mengaku sangat merasakan perbaikan serta pelayanan kesehatan yang memuaskan, penuh perhatian, dan manusiawi dari pihak pengelola.
Kunjungan ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan langkah kokoh menjalin ikatan kerja sama yang kuat. FPII Sumatera Utara berniat tulus untuk bersinergi dalam hal penyebarluasan informasi yang objektif, mendukung pelayanan kesehatan yang merata, serta menyokong segala upaya pembinaan agar warga binaan semakin berkualitas dan berharap ke depan.
Suasana berakhir penuh senyum, rasa hormat timbal balik, dan harapan cerah: Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan terus bersinar menjadi lembaga teladan, dan pers serta mitra lainnya senantiasa menjadi pendukung yang setia dan objektif
Bunga seroja mekar di taman,
Indah dipandang tiada duanya;
Kami hadir dengan hormat dan sopan,
Kejayaan abadi hak miliknya.
( Bambang Hendrawan)
Srikandinews media online