
NIAS – Srikandinews.Com Program vital nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Hiliduho, Kabupaten Nias, kini tengah menjadi sorotan publik. Pasalnya, beredar kabar mengenai penghentian sementara aktivitas distribusi pangan sehat tersebut akibat adanya pembenahan internal pada fasilitas dapur.
Informasi yang dihimpun di tengah masyarakat menyebutkan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Fadoro Lauru diduga mengeluarkan Surat Edaran tertanggal 20 Agustus 2026. Di dalam salinan surat tersebut, dinyatakan bahwa distribusi makanan bergizi gratis diliburkan sementara waktu terhitung sejak Jumat, 21 Agustus 2026.
Langkah peliburan tersebut diambil guna melakukan evaluasi terhadap kendala operasional pada periode sebelumnya serta pembenahan kualitas bahan baku di fasilitas dapur. Kendati demikian, dalam edaran yang beredar, kepastian mengenai kapan program ini akan kembali beroperasi normal masih belum ditentukan secara spesifik.
Mengingat program MBG berada langsung di bawah naungan Badan Gizi Nasional (BGN) dan menyangkut hak pemenuhan gizi anak-anak sekolah, ketidakpastian ini memicu perhatian serius dari berbagai kalangan, termasuk awak media lokal.
Pihak SPPG Belum Memberikan Respons resmi
Guna memastikan keabsahan informasi dan memberikan ruang klarifikasi yang berimbang, upaya konfirmasi resmi telah dilayangkan kepada pihak pengelola. Dari Media Srikandinees.com Kepulauan Nias, Arius Mendrofa, diketahui telah mengirimkan lisan permohonan konfirmasi resmi kepada Pihak SPPG Fadoro Lauru pada Minggu, 30 Agustus 2026.
Surat konfirmasi tersebut memuat tiga poin utama yang dipertanyakan kepada pihak SPPG, antara lain:
1. Validitas Surat Edaran: Mempertanyakan keabsahan salinan surat peliburan distribusi yang beredar luas di tengah masyarakat.
2. Target Waktu Pembenahan: Meminta kejelasan mengenai estimasi waktu penyelesaian pembenahan operasional dapur dapur agar program tidak terhenti terlalu lama.
3. Langkah Strategis Kelanjutan Program: Mempertanyakan solusi taktis yang diambil pihak SPPG agar hak pemenuhan gizi anak sekolah di Kecamatan Hiliduho dapat segera berjalan kembali.
Namun, sangat disayangkan, hingga berita ini diturunkan pada Minggu malam (30/08/2026), Pihak SPPG Fadoro Lauru belum memberikan respons, penjelasan, maupun konfirmasi resmi apa pun terkait surat permohonan yang diajukan oleh pihak media.
Publik kini berharap ada transparansi dari pengelola SPPG Fadoro Lauru agar program prioritas nasional ini dapat segera berjalan normal kembali tanpa kendala operasional yang berarti demi pemenuhan gizi generasi bangsa di Kabupaten Nias.
(Arius Mendrofa)
Srikandinews media online