Home / Nias Barat / LSM KPK2 Nias Barat Soroti Proyek Jalan Tani di Sitolu’ewali Diduga Rusak Akibat Kelalaian Pemborong

LSM KPK2 Nias Barat Soroti Proyek Jalan Tani di Sitolu’ewali Diduga Rusak Akibat Kelalaian Pemborong

Nias BaratSrikandinews.com Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) KPK2 Nias Barat menyoroti proyek pembangunan jalan tani di Desa Sitolu’ewali, Dusun Onojalukhu Raya menuju Orahili, yang baru rampung dikerjakan pada tahun anggaran 2024 namun kini telah mengalami kerusakan cukup parah.Kamis (16/10/2025)

Hasil pantauan langsung tim investigasi LSM KPK2 bersama media Srikandinews menunjukkan bahwa kerusakan terjadi di sejumlah titik jalan rambat beton. Dugaan sementara, proyek tersebut tidak memenuhi standar teknis, terutama pada perbandingan campuran semen dan pasir. Ironisnya, proyek yang belum genap berusia delapan bulan ini telah tampak retak, amblas, dan hancur di beberapa bagian.

Menurut keterangan warga sekitar, kerusakan semakin parah akibat aktivitas sebuah truk bermuatan berat milik salah satu oknum pemborong berinisial S.W, yang digunakan untuk mengangkut material proyek lain. Akibatnya, jalan tani yang sebelumnya menjadi kebanggaan masyarakat kini justru menimbulkan rasa kecewa dan kemarahan.

> “Kami sangat kecewa. Jalan ini baru saja selesai dibangun, tapi sekarang sudah rusak parah. Padahal ini satu-satunya akses kami untuk mengangkut hasil pertanian,” ujar salah satu warga, Ls.W, kepada tim investigasi.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, oknum pemborong S.W yang disebut-sebut sebagai salah satu PTT di Dinas PUPR Nias Barat, membenarkan bahwa kerusakan terjadi akibat dilalui truk bermuatan berat. Ia berjanji akan memperbaiki jalan tersebut setelah kegiatan pembangunan lanjutan selesai.

Namun, tim investigasi LSM KPK2 menilai pernyataan tersebut tidak logis, mengingat kegiatan lanjutan yang dimaksud masih dalam tahap perencanaan, sementara material sudah mulai dimasukkan ke lokasi proyek.

Ketua Tim Investigasi LSM KPK2 Nias Barat menegaskan bahwa indikasi kelalaian dan lemahnya pengawasan dari pihak terkait dalam pelaksanaan proyek ini sangat jelas terlihat. Oleh karena itu, pihaknya mendesak Inspektorat Daerah dan aparat penegak hukum untuk segera turun tangan melakukan audit teknis serta memeriksa pihak rekanan pelaksana dan pengawas lapangan.

> “Kami akan segera menyurati pihak Dinas Teknis dan Inspektorat Kabupaten Nias Barat untuk meminta klarifikasi resmi. Apabila tidak ada jawaban, kami akan mendorong langkah hukum agar kasus ini tidak dibiarkan. Proyek yang dibiayai dari uang rakyat tidak boleh hanya menjadi ajang pamer tanpa mutu,” tegas perwakilan LSM KPK2 Nias Barat Bersama Srikandinews.

LSM KPK2 bersama media online Srikandinews menegaskan komitmennya untuk terus mengawal setiap proyek pembangunan di wilayah Kabupaten Nias Barat agar berjalan sesuai aturan, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Faty War

Share this:

About srikaninews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *