
Gunungsitoli – Srikandinews.Com Peningkatan struktur jalan Provinsi ruas Miga-Lolowua di kota gunungsitoli, diduga menggunakan material tak layak, karena menguning bercampur tanah. Senin (6/10/25).

Proyek peningkatan struktur jalan provinsi ruas Miga-Lolowua ini bersumber dari PAD Sumatera Utara tahun 2025 senilai Rp 28.914.586.705, – Inciude PPN (dua puluh delapan milyar sembilan ratus empat belas juta lima ratus delapan puluh enam ribu tujuh ratus lima rupiah) dikerjakan oleh PT. ADIDAYA CIPTA SENTOSA dengan kontrak kerja hingga 26 Agustus 2025.
Aliansi Forum masyarakat Nias (FORMANIS), Soni Lahagu, S.E mengatakan, jalan dikhawatirkan tidak bertahan lama, karena material base A bercampur tanah. disebutkan, lumpur tanah terlihat jelas saat turun hujan dan berbeda dengan proyek jalan di Desa lolowua – dola, kecamatan hiliserangkai selama yang juga masih dikerjakan, menggunakan material pasir dan batu (sirtu) pecahan. Jelasnya Soni

la menjelaskan karena material yang digunakan tegas tidak layak di pakai. dirinya berharap untuk tetap dilakukan pengawasan ekternal, juga terkait suksesnya pembangunan Miga-Lolowua. ucapnya Soni dengan tegas
Lanjut, Ketua DPD JPKP Nias, menyatakan jalan yang menggunakan sirtu tidak akan ada tanah berlumpur, tetapi air meresap. dikatakan, rekanan harus segera mengganti material pembangunan jalan miga – lolowua yang tidak sesuai dengan spesifikasi kontrak.
Ketua DPD JPKP Kabupaten Nias Mengaharapkan Dinas (PUPR) Provinsi Sumatera Utara untuk segera Melakukan pemantauan secepatnya turun ke lokasi dan menguji kualitas bahan material. Ketua JPKP juga meminta pihak Rekanan/Kontraktor sebagai pelaksana untuk bertanggung jawab dan segera memperbaiki pekerjaan yang dinilai tidak sesuai dengan standar kualitas.
“Oleh Sebab itu Saya harap Pihak dari UPTD PUPR Cabang Gunungsitoli agar Melihat Langsung kelapangan, dan Mengarahkan Pihak Rekanan Pelaksana agar segera membongkar bahan material yang diduga tidak bahan material tidak layak pakai,” Harapan kami Masyarakat Nias agar Memberikan bangunan yang Berkualitas dan Tahan Lama karena Ini Setara Dengan Jalan Nasional,Kami Masyarakat tidak Menerima Bangunan Yang tidak Bagus.
(Tim Bersambung)
Srikandinews media online