
Tanjungpinang – srikandinews.com. Kondisi asrama mahasiswa putra asal Natuna di Tanjungpinang saat ini cukup memprihatinkan.
Kondisi bangunannya sebagian rusak parah seperti kamar mandi, kamar tidur, plavon serta ada beberapa titik lainnya yang butuh perbaikan.
Ungkapan ini disampaikan Ketua Asrama Natuna, Ramadhan Jumari Apri, saat dikonfirmasi Srikandinews..com, melalui pesan singkatnya, Rabu (12/7/2023).
“Lampu juga rusak bang, kalau malam kami gelap,” katanya.
Lelaki yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Ikatan Mahasiswa Pulau Midai (IMPM) itu mengaku, saat masih menjadi mess Pemerintah Daerah (Pemda) Natuna, listrik diberikan secara gratis oleh pemda.
Namun sejak dijadikan asrama putra semua koordinasi dialihkan kepada pihak Dinas Pendidikan Natuna.
“Kata orang dinas pendidikan bang mereka hanya menyediakan bangunan, fasilitas seperti listrik dan wifi tidak disediakan,” tutur pria yang biasa disapa Rama itu.
Terkait kondisi pekarangan asrama tersebut, Rama menambahkan bahwa dirinya telah melakukan kesepakatan terahadap penghuni asrama untuk melalukan gotong royong secara rutin.
“Kalau untuk memperbaiki bangunan ini jujur bang kami tak sanggup, tapi untuk gotong royong insya Allah sudah kami lakukan karena kami juga ada uang kas, perlu saya sampaikan kami dapat kiriman dari orang tua Rp 200 ribu dan ada yang Rp 300 ribu seminggu,” imbuhnya.
Kata Rama, dirinya dan kawan-kawan berharap agar Pemda Natuna cepat mengambil tindakan terkait kerusakan itu untuk segera diperbaiki serta diberikan penerangan yang layak.
“Paling penting septic tank minta tolong diperbaiki, karena bau tidak sedap akibat menguap, sehingga mengganggu kenyamanan dalam bertetangga,” pintanya
“Kami berat di listrik bang,” tambahnya lagi. (suhaimi)
Srikandinews media online