
Pulau burung, Inhil – srikandinews.com. Dalam kenangan sejarah bahwa provinsi Riau memiliki beberapa kabupaten dan kota, yang terpecah di antara lautan dan daratan.
Dengan perkembangan zaman,maka kepulauan Riau memisahkan diri dari Riau daratan untuk menjadi provinsi Kepri.
Namun jejak sejarah itu tidak dapat dilupakan hingga sekarang, dan persaudaraan itu tidak lekang dibakar api yang sudah beranak penak antara Riau daratan dan Riau lautan.
Di antara wilayah yang berdekatan dengan Kepri di hujung kabupaten Karimun yaitu kecamatan Tanjung batu dan kecamatan Durai serta Penyalai.
Sehingga barang-barang atau ransum seperti bahan pokok sehari-hari di datangkan dari Tanjung batu dan tembilahan serta dari Pekanbaru.
Dan dalam seminggu,ada beberapa kapal pengangkut barang barang makanan pemesan dari pemilik toko dan warung yang ada di pulau burung Inhil Riau.
Barang dagangan itu di bongkar dilokasi paret satu dan km.0,sedang untuk sarana penunjang dermaga bongkar muat sudah tidak memadai lagi.
Hal ini di ungkapkan oleh ketua buruh paret satu Naharudin,bahwa barang makanan seperti mi instan beras tepung gula dan lainnya masuk dari Kepri khususnya Tanjung batu.
Sedang sebagiannya berasal dari Tembilahan dan Guntung, ungkap nya ketika sedang bongkar diparet satu pulau burung 20/5.
Dan perdagangan ini sejak di zaman tahun 60 an sudah melayari antar pulau seperti Durai dan Singapura, dengan komoditi rotan dan kayu arang serta kelapa. (Aman)
Srikandinews media online