Home / Nasional / Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab

Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab

Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab(k/ft)

Teheran , Srikandinews.com.Tiga alasan utama Teheran Sangat menentang konteks berita.Berdasarkan laporan Reuters, Amerika Serikat berencana menggunakan aset Iran yang dibekukan untuk memberikan ganti rugi kepada negara-negara teluk sekutu AS. Dana tersebut direncanakan digunakan untuk memperbaiki kerusakan akibat serangan yang dikaitkan dengan Iran, baik di masa lalu maupun sebagai perlindungan di masa depan. Pemerintah Iran menolak keras rencana ini melalui pernyataan Wakil Menteri Luar Negeri Kazem Gharibabadi.

1. Aset Bukan Rampasan Perang

Iran menegaskan bahwa aset yang dibekukan tersebut adalah milik sah negara dan rakyat Iran — bukan barang sitaan atau rampasan perang. Iran menolak anggapan bahwa dana itu bisa begitu saja diserahkan kepada negara lain sebagai bentuk pembayaran ganti rugi.

2. Melanggar Hukum Internasional 

Menurut Teheran, mengambil atau memindahkan aset suatu negara tanpa persetujuannya secara resmi merupakan pelanggaran hukum internasional. Langkah ini dianggap bertentangan dengan upaya AS yang diklaim ingin membuka jalur negosiasi damai. Iran juga mengancam akan memberikan tanggapan yang sesuai jika rencana ini tetap dilaksanakan.

3. Negara Sekutu AS Dianggap Tidak Berhak Menuntut

Iran berpendapat bahwa negara-negara Teluk yang meminta ganti rugi telah membiarkan wilayah mereka digunakan untuk mendukung tindakan yang dianggapnya sebagai agresi terhadap Iran. Oleh karena itu, menurut pandangan Teheran, justru negara-negara tersebutlah yang seharusnya membayar ganti rugi kepada Iran, bukan sebaliknya.

Tuntutan Utama Iran saat ini:

1. Pelepasan aset beku senilai miliaran dolar

2. Pencabutan seluruh sanksi ekonomi

3. Pengakuan peran strategis Iran di jalur perdagangan penting Selat Hormuz

( Syahrul Anwar)

Sumber: Reuters, pernyataan resmi pemerintah Iran, data Rystad Energy

Share this:

About srikaninews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *