Home / Nasional / Rusman Haspian Ketua LBHI-PERS Kalbar Bersatu : *Wajar saja jika warga pelanggan keberatan akan tagihan PDAM yang di Curigai Tagihan Fiktip Gajah*

Rusman Haspian Ketua LBHI-PERS Kalbar Bersatu : *Wajar saja jika warga pelanggan keberatan akan tagihan PDAM yang di Curigai Tagihan Fiktip Gajah*

Pontianak – Srikandinews.com. Mengharapkan Walikota menanggapi pemberitaan yang di unggah beberapa media kemarin, sepertinya ibaratkan mengharap hujan turun dimusim panas dari langit, yang ada hantu hujan panas yang ada, karna mana mungkin Walikota Pontianak H Edi Rusdi Kamtono akan memberikan Pernyataannya, atas apa yang menimpa Sutrisno untuk tagihan PDAM yang di bebankan selama 3 bulan dan jelas tertulis angka yang sangat tidak masuk akal akan lonjakannya yang melambung keatas.

Pernyataan usman diatas, dilakukan wartawan media Bidiksatu.id lewat sambungan Call whatsaap pada Sabtu pagi 2 Juli 2022, bahwa dirinya meminta dengan hormat, agar antara PDAM dan warga pelanggan agar cepat mendapatkan alur benang merah dari permasalahan yang sudah dari beberapa bulan lalu, seperti tak ada habis nya.

Disini hanya perlu salah satu mengalah dan jangan masing-masing mencari pembenaran karna akan tumbuh berbagai masalah baru pada tagihan pelanggan lain nantinya, kalau memang warga pelanggan tidak merasa memakai sampai melonjak tagihannya ya cari solusi dan perbaiki saja System mekanismenya seperti apa dan dipelajari jangan sampai hal ini makin berlarut-larut, masih banyak tugas yang harus diselesaikan kedepan nya untuk PDAM.

Untuk warga pelanggan yang merasa dirugikan dengan tagihan yang di curigai Fiktip saya juga berpesan pada pelanggan Sutrisno, untuk melakukan pelaporan langsung ke Walikota saja agar hal ini tidaklah berlarut dan menjadi polemik berkepanjang-an, karna saya tahu bahwa walikota kita terdaftar juga sebagai pejabat tinggi diatas Direktur utama PDAM, jika melalui media secara berlarut masalah ini pasti akan membuka jalan baru untuk jalannya kasus kasus baru nantinya pada PDAM Kota Pontianak.

Untuk itu Menurut saya pada pihak terkait PDAM khususnya dir Pelayanan umum Wawan “Semoga dapat menyelesaikan” Permasalahan tagihan/tunggakan yang katanya dicurigai Fiktip dan salah itu, dengan langkah kebijakan yang tidak merugikan Pelanggan, lakukan upaya penyelesaian secara Profesional terukur sekali lagi saya tujukan untuk bidang Pelayanan khusus nya Dir pelayanan umum Wawan untuk menunjukan Dedikasinya pada pelanggan dan menjaga marwah arti kebenaran dengan jalan mengkaji kembali tagihan tersebut, apakah pantas untuk di tagih dengan angka membludak seperti itu dari angka tagihan nominal jumlah kecil melambung sangat tinggi mengalahkan tinggi nya harga minyak goreng dipasaran beberapa waktu lalu.

Menambahkan ucapannya, usman juga mengharapkan optimalnya kinerja PDAM agar kedepan tidak terjadi lagi hal serupa pada pelanggan lain, dan jika melihat urutan tagihannya saya juga kaget lha saya anggap wajar jika warga pelanggan koplo jingkrak, saat melihat dari nominal angka 70.800 sampai melonjak ke angka 898.800 bulan berikut sampai 2.789.400. dan bulan berikut baru turun ke angka 1.954.500 lebih dan akhirnya kembali ke tagihan normal 31.800 lalu 52.800 lebih wajar jika warga pelanggan protes dan keberatan, jika di jabar kan oleh PDAM itu disebabkan karna mengisi bak mandi lupa dimatikan dan sampai luber, Sutrisno mengutarakan lewat jawabannya, “Tentu tidak” karna bak mandi saya kecil dan anak buah saya yang 2 orang sangat disiplin dan patuh akan aturan yang ada di ruko kecil kami tempati, Pak Walikota ayo kite dirikan kebenaran pak tanpa melihat siapa mereka yang bersalah dan tetap dalam alur kebenaran, untuk kemudian melakukan langkah Kebijakan dari Walikota yang kami kenal sangat pro kepada warga nya, pungkas Usman menutup. (Tim/Edi Rzb)

Share this:

About srikaninews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *