
Lintas Kalbar – Srikandinews.com. Kedatangan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dinilai seakan-akan menjadi urusan pribadi bukan urusan pemerintah.
“Sayangnya berkunjung kesana tidak koordinasi dengan pemda, kayak urusan-urusan pribadi aja bukan urusan negara jadinya,”
Ungkapan Gubernur Sutarmidji di Pendopo Gubernur Kalbar, Sabtu 20/11/2021.
(Dikutip dari berbagai media)
Tanggapan banyak pendapat dan komentar masuk ke WhatsApp saya beraneka ragam intinya turut menyesalkan sikap seorang mentri yang seperti nya ada faktor kutip disini.
Kita sama tahu sebagai warga Kalbar yang kebetulan saya sebagai Insan Pers turut menyatakan dan menyayangkan Kunjungan Mentri PUPR ke Provinsi Kalimantan-Barat, yang mana disini ada Pemimpin namanya Gubernur pak mentri, Kalbar ini dipimpin Gubernur bukan DPR-RI tapi Gubernur, yang inkrah Dan dilantik Oleh Presiden juga sama seperti sampean bapak Mentri, Gubernur untuk memimpin Wilayah Provinsi.
Artinya Gubernur bertanggung jawab apapun yang terjadi dan mutlak harus di hiraukan apa lagi kunjungan ini bersifat ke Negara-an.
Wajar jika Gubernur agak sedikit tersentuh atas kunjungan Seorang Mentri yang tidak kulonuwon masuk teretori wilayah yang mana disini ada Pemimpin wilayah, pemimpin kami” untuk ini saya tidak atas nama Gubernur, Tapi saya mengatas namakan diri saya sendiri sebagai warga Kalbar, Jelas saya menyatakan sikap kecewa pada sampean bapak mentri,Pemimpin kami ndak dianggap apalagi kami, mohon jelaskan ada apa Ini?
Saya menilai dari apa yang dikeluhkan Gubernur lewat “Beberapa Media” itu “Sangat lah Relevant” Dan beralasan..!
Yang Mana pepatah Lama menyatakan dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung. Lain halnya yang dilakukan Seorang Mentri Ir.Mochamad Basoeki Hadimoeljono, M.Sc., Ph.D. yang Notabene adalah seorang pejabat Tinggi Negara, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) . Seharusnya nya memberikan Contoh tauladan bertata Negara yang baik dan beradab mengutamakan Budaya adat istiadat orang timur yang harus dijunjung dan ditularkan oleh pejabat seperti bapak Mentri tentunya, Pak Mentri semoga Ini kelak menjadi pedoman bapak mentri yang terhormat (Red/Rh)
Srikandinews media online