
Nias Barat – Srikandinews.com Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si, menghadiri acara syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar masyarakat Desa Tiga Serangkai, Sabtu (20/9/2025). Kegiatan dimulai pukul 14.00 WIB dengan dihadiri sekitar 400 warga bersama tokoh masyarakat.
Syukuran ini juga menjadi wujud syukur atas prestasi Klub Voli Bintang Baru Desa Tiga Serangkai yang berhasil meraih juara pertama pada turnamen bola voli tingkat Kecamatan Lahomi. Partai final turnamen berlangsung bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 RI, 17 Agustus 2025 lalu.
Acara diprakarsai lintas elemen masyarakat, mulai dari pemuda, pengurus Klub Bintang Baru, tokoh masyarakat, pemerintah desa, hingga anggota DPRD Kabupaten Nias Barat asal Desa Tiga Serangkai, Dr. Ir. Nefos Daeli, M.Si. Dalam kesempatan itu, ditegaskan pentingnya memaknai nilai luhur kehidupan, yaitu menjadi teladan dalam berbuat baik, sebagai modal sosial mempercepat pembangunan desa dan daerah.
Dalam sambutannya, Dr. Nefos Daeli menekankan bahwa modal sosial merupakan instrumen penting dalam mewujudkan kemajuan bersama. Ia mengutip pemikiran Pierre Bourdieu dan Robert Putnam mengenai peran jaringan, kepercayaan, serta solidaritas dalam memperkuat demokrasi dan pembangunan. Nefos juga mencontohkan praktik nyata di Desa Tiga Serangkai, antara lain keberhasilan memberangkatkan 15 mahasiswa desa tersebut untuk melanjutkan pendidikan ke Semarang tahun ini.
Sementara itu, Bupati Eliyunus Waruwu mengapresiasi kekompakan pemuda, tokoh, dan seluruh masyarakat Desa Tiga Serangkai. Ia juga menegaskan siap menindaklanjuti dua aspirasi warga:
1. Revitalisasi lapangan voli, diupayakan terlaksana tahun ini.
2. Perbaikan jalan desa, dikerjakan tahun ini atau paling lambat tahun depan.

Lebih jauh, Bupati mengajak warga melaksanakan penanaman sawah serentak mulai musim ini. Pemerintah Kabupaten akan mengawal penuh mulai dari penyediaan bibit, pestisida, hingga sarana produksi pertanian lainnya. Langkah ini sejalan dengan visi daerah “Nias Barat Cerah” yang menekankan kecerdasan, kesejahteraan, dan kesehatan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyinggung sejumlah isu aktual. Terkait penundaan beasiswa, ia menegaskan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk penyesuaian regulasi agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari. Sementara polemik P3K paruh waktu, ditegaskannya, bukanlah hambatan dari pemerintah daerah sebagaimana isu yang berkembang.
Bupati juga menegaskan komitmennya dalam pemberantasan korupsi, dengan memastikan tidak ada praktik pungli maupun pemotongan dana selama masa kepemimpinannya.
Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan buku Marhaenisme dari Dr. Nefos Daeli kepada Bupati, serta buku Fondrako Lahomi si 4 Ina dari tokoh masyarakat, Otenieli Daeli (Ama Fita Daeli).
Syukuran berlangsung penuh kebersamaan dan dimaknai sebagai momentum mempererat solidaritas warga serta memperkuat hubungan pemerintah daerah dengan masyarakat.
Faty war
Srikandinews media online