Riau,srikandinews.com Setelah bertahun tahun lamanya pulau burung Inhil Riau sudah mendapatkan pasukan aliran listrik hanya hidup malam hari saja, sedangkan siang mati.
Entah apa gerangan seperti itu, PLN lah yang lebih paham soal kelistrikan Karena PLN adalah anak dari BUMN dan perusahaan nya bersifat monopoli untuk seluruh Indonesia.
Namun bagi dinas instansi pemerintah dan vertikal yang ada di pulau burung,seperti kantor desa,camat,kepolisian,KUA dan yang bersifat kenegaraan mereka inilah yang mendapat pasokan listrik dri PT RSUP industri siang dan malam.
Sehingga, Ketika masyarakat pulau burung hebohkan soal aliran listrik pihak pihak yang terkait dan mendapat kan pasokan Dari PT RSUP industri tidak bisa bersuara lagi dan membiarkan listrik nyala Hanya malam saja.
Namun yang merasakan keresahan itu adalah masyarakat,dan beberapa bulan ini pejabat teras yang ada di Tembilahan dan Jakarta telah menerima keluhan masyarakat pulau burung soal kelistrikan yang dimaksud.
Seperti anggota DPR RI dapil 2 faraksi Golkar Idris Lena memang membidangi kelistrikan telah menalipon Dirut PLN di jakarta maupun Dirut di provinsi Riau hingga di Tembilahan meminta listrik di pulau burung nyala siang dan malam ungkap anggota DPRD Inhil Yuliantini.
Yuliantini anggota DPRD Inhil Riau yang juga turut membawa suara masyarakat dari pulau burung soal kelistrikan di ranah pusat, dan akan berjanji sebelum tahun 2024 listrik di pulau burung hidup siang dan malam terangnya lewat pesan singkat kepada media ini 30/7.
Dan pada hari Minggu tanggal 30 Juli 2023,listrik hidup terus tidak mati,biasanya hidup jam 5 sore dan mati jam 7 pagi tegas tokoh pemuda paret 2 pulau burung berinisial Syd,mulam
Srikandinews media online