
Moro’o – Srikandinews.com Dalam rangka memperkuat koordinasi lintas sektor serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, tiga Puskesmas di wilayah Kecamatan Moro’o, Kabupaten Nias Barat — yakni Puskesmas Rawat Inap Moro’o, Puskesmas Non Rawat Inap Hilifadolo, dan Puskesmas Non Rawat Inap Si’onobanua — menggelar kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektoral, Kamis (13/11/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Moro’o ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Barat, Bdn. Yanasri Meni Gulo, S.Tr.,Keb.,MKM, Camat Moro’o, Ukirman Gunawan Waruwu, S.I.P., para kepala desa, kepala sekolah, tokoh masyarakat, kader kesehatan, serta perwakilan berbagai instansi lintas sektor di wilayah tersebut.
Mengawali kegiatan, Kepala Puskesmas Rawat Inap Moro’o, Ermelinda Hia, S.Kep.,Ns.,M.K.M., selaku perwakilan dari ketiga Puskesmas, menyampaikan sambutan pembuka yang menekankan pentingnya sinergi antar sektor dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan kesehatan tidak dapat dicapai hanya oleh sektor kesehatan, melainkan membutuhkan dukungan dan kolaborasi berkelanjutan dari seluruh unsur terkait.
Dalam sambutannya, Camat Moro’o, Ukirman Gunawan Waruwu, S.I.P., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir serta menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor, khususnya antara pemerintah desa, sektor pendidikan, dan sektor kesehatan, dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung program-program kesehatan yang dijalankan oleh Puskesmas di wilayah Kecamatan Moro’o.
Pada sesi utama kegiatan, ketiga Kepala Puskesmas — Ermelinda Hia, S.Kep.,Ns.,M.K.M (Puskesmas Rawat Inap Moro’o), Juni Wijaya Laia, SKM (Puskesmas Non Rawat Inap Hilifadolo), dan Feberning Damai Hia, S.Kep.,Ners (Puskesmas Non Rawat Inap Si’onobanua) — memaparkan capaian kinerja masing-masing Puskesmas. Pemaparan mencakup pelaksanaan program prioritas, indikator pelayanan kesehatan, serta perkembangan capaian target selama periode berjalan.

Selain memaparkan keberhasilan, para Kepala Puskesmas juga menyoroti berbagai tantangan yang masih dihadapi di lapangan, antara lain rendahnya partisipasi masyarakat dalam pemeriksaan kesehatan, masih ditemukannya kasus penyakit menular, serta kurang optimalnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Menyikapi hal tersebut, seluruh peserta lokakarya berkomitmen untuk bersama-sama mencari solusi dan menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) guna memperkuat upaya kesehatan di tingkat desa.
Dalam arahannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Barat, Bdn. Yanasri Meni Gulo, S.Tr.,Keb.,MKM, menegaskan pentingnya peningkatan mutu layanan, kedisiplinan, dan etika tenaga kesehatan. Beliau mengimbau agar seluruh petugas Puskesmas memberikan pelayanan yang ramah, santun, dan penuh empati kepada masyarakat, serta aktif mempromosikan layanan kesehatan agar lebih dikenal dan dimanfaatkan oleh warga di setiap desa.
Beliau juga mengingatkan agar setiap tenaga kesehatan mengenakan pakaian dinas putih dengan hati yang tulus, sebagai simbol pelayanan yang bersih, ikhlas, dan profesional. Tak lupa, ia mengajak para Kepala Desa untuk terus mendukung kegiatan Puskesmas di wilayahnya serta mendorong kader kesehatan agar lebih aktif dalam mendukung keberhasilan program kesehatan masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama lintas sektoral, sebagai wujud kesepakatan untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dalam meningkatkan mutu layanan serta derajat kesehatan masyarakat di Kecamatan Moro’o.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan koordinasi dan kerja sama lintas sektor semakin kuat dalam mewujudkan masyarakat Moro’o yang sehat, sejahtera, dan berdaya.(Faty War)
Srikandinews media online