Home / Nias / Kisah Perjalanan Hidup 2020 – 2025

Kisah Perjalanan Hidup 2020 – 2025

Nias Barat – Srikandinews.com.Awal perjuangan saya dimulai pada tahun 2020. Saat itu saya terjun ke dunia politik bersama Elmar. Namun, dukungan saya gagal. Kekalahan tersebut begitu menyakitkan, sampai-sampai semua bantuan dari desa tidak pernah saya rasakan.

Sebagai manusia biasa, saya sadar bahwa setiap perjuangan pasti ada resikonya. Karena merasakan kesulitan ekonomi, saya pun memutuskan untuk merantau ke Kalimantan Timur mencari penghidupan. Setelah habis masa kontrak kerja di sana, saya pulang ke kampung halaman. Namun, meskipun sudah beberapa bulan di kampung, tetap saja saya belum pernah mendapat bantuan apapun dari desa.

Dengan semangat optimis, saya kembali mengambil keputusan untuk merantau, kali ini ke Padang. Saya bekerja di salah satu perusahaan kelapa sawit. Hidup di sana sangat berat. Jaringan komunikasi sangat sulit, untuk bisa menghubungi keluarga saja saya harus naik ke puncak gunung.

Suatu hari, ketika saya sampai di puncak untuk mencari sinyal, tiba-tiba HP saya berdering. Betapa kagetnya saya karena yang menelepon adalah mantan favorit saya, sebut saja E.W. Dengan suara lembut, saya jawab teleponnya. Beliau bertanya posisi saya. Saya menjawab, “Saya di Padang, Pak.” Lalu beliau berkata, “Pulanglah, kita bangkitkan kembali.”

Dengan semangat, saya langsung menjawab, “Siap, Pak. Saya akan segera berangkat.”

Saya pun meninggalkan pekerjaan di perusahaan tersebut, bahkan gaji satu bulan pun saya relakan. Saya menempuh perjalanan dua hari dua malam menuju Pulau Nias Barat tercinta.

Sesampainya di kampung halaman, kebahagiaan terasa luar biasa bersama keluarga dan rekan-rekan. Keesokan harinya saya langsung bertemu dengan E.W, dan dari pertemuan itu kami membangun kembali komunikasi serta semangat juang bersama kawan-kawan yang begitu kompak.

Setelah perjuangan selesai, diadakanlah acara pembubaran. Saat itu kami sempat merasakan kesedihan, tetapi berkat solusi bersama rekan-rekan, lahirlah wadah baru bernama Sahabat Moro’o.

Sejak terbentuknya Sahabat Moro’o, saya terus mengikuti jejak perjuangan E.W. Tidak ada seorang pun yang tahu derita yang saya alami. Terkadang saya hanya bisa bertahan dengan secangkir kopi di pagi hari sebelum kembali berjuang bersamanya. Kadang pulang siang karena tak kuat, kadang tetap bertahan dengan kesederhanaan.

Hingga akhirnya, pada suatu hari terbentuklah LSM KPK2 Nias Barat. Saya pun mengikuti arahan dari ketua DPC KPK2 untuk mengurus yang disebut Pres. Setelah KTA saya keluar, kami mulai aktif melakukan kegiatan. Puncaknya, pada bulan Agustus 2025, semua harapan saya mulai terjawab, walau masih serba pas-pasan.

Begitulah kisah perjalanan hidup saya, dari tahun 2020 sampai 2025. Terima kasih sudah meluangkan waktu membaca riwayat sederhana perjuangan ini. 🙏

Notafati waruwu.

Share this:

About srikaninews

3 comments

  1. Istanbul Painting and Sculpture Museum tour I was amazed by the mosaics in Hagia Sophia. https://ticketiando.com/?p=8951

  2. High-end service excellence, premium service worth every penny. Premium service premium results. High-end excellence.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *