Home / Gunungsitoli / Dituduh Korupsi oleh ‘Jenderal Bintang Lima’, Mantan Bupati Nias Barat AA Gulo Buka Suara: Itu Ruko Hasil Jual Rumah dan Tabungan Pensiun!

Dituduh Korupsi oleh ‘Jenderal Bintang Lima’, Mantan Bupati Nias Barat AA Gulo Buka Suara: Itu Ruko Hasil Jual Rumah dan Tabungan Pensiun!

Gunungsitoli, – Srikandinews.com. Mantan Bupati Nias Barat, AA Gulo, akhirnya angkat bicara dan memberikan klarifikasi tegas terkait tudingan miring yang dialamatkan kepadanya dalam sebuah siaran langsung media sosial. Siaran langsung tersebut dilakukan oleh Yul Daeli alias Ama Sona Daeli, sosok yang viral setelah mengklaim dirinya sebagai jenderal bintang lima sekaligus kepala intelijen.

Dalam video yang beredar luas, Oknum Ama Sona Daeli secara terang-terangan menyentil AA Gulo sembari mengarahkan kamera ke rumah dan rumah toko (ruko) milik mantan bupati tersebut di Desa Miga (KM 5). Ia mempertanyakan sumber dana pembangunannya, menuduh aset tersebut hasil korupsi, hingga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turun tangan melakukan pemeriksaan.

Merespons kegaduhan tersebut, AA Gulo menyampaikan klarifikasi tertulis kepada tim redaksi Srikandinews.com guna meluruskan informasi dan menjaga situasi tetap kondusif.

1. Sumber Dana Sah: Hasil Jual Rumah Medan dan Tabungan Pensiun

AA Gulo menegaskan bahwa ruko yang menjadi objek tuduhan tersebut adalah benar miliknya yang dibangun secara sah pada tahun 2017. Ia membeberkan secara rinci asal-usul modal pembangunan aset tersebut:

Penjualan Rumah Pribadi: Menggunakan dana hasil penjualan rumah lamanya di Gang Nusantara/Mekatani, Medan, yang dibeli oleh gereja BNKP untuk dijadikan rumah dinas Pendeta pada tahun 2017.

Tabungan Pensiun: Menggunakan akumulasi dana tabungan pensiunnya selama 5 tahun.

Honor Jabatan: Hasil tabungan resmi dari honorarium selama dirinya mengabdi sebagai Penjabat (Pj) Bupati Nias Barat periode 13 April 2011 hingga 2016.

“Tuduhan Saudara Ama Sona Daeli yang menyebut saya hasil koruptor dan menuding uang pembangunan ruko berasal dari hasil korupsi adalah sama sekali tidak berdasarkan fakta. Itu hanya asumsi, sentimen pribadi, dan kecemburuan sosial,” tegas AA Gulo kepada Awak media.

2. Duduk Perkara Perselisihan: Diduga Tersinggung Soal ‘Jenderal Ormas’

AA Gulo mengungkapkan bahwa hubungan pribadinya dengan Ama Sona Daeli selama ini sebenarnya baik-baik saja tanpa ada perselisihan. Namun, kekesalan Ama Sona Daeli diduga kuat dipicu oleh sebuah insiden pada 12 September 2026.

Saat itu, AA Gulo memberikan kata nasihat dalam sebuah pesta pernikahan di Aula ATT BNKP Sunderman. Dalam pidatonya, AA Gulo merespons kata pengantar dari AKBP NG yang menyebut hadir atas perintah oknum berinisial Jenderal ZG.

AA Gulo kemudian memberikan edukasi mengenai leveling kepangkatan ASN dengan TNI/Polri, sekaligus menyentil fenomena maraknya organisasi masyarakat (ormas) atau LSM yang mengenakan seragam mirip militer lengkap dengan pangkat jenderal tiruan, bahkan hingga bintang lima.

“Saya sendiri mengabdi selama 17 tahun di TNI AD dan pensiun dengan pangkat Mayor karena aturan alih status. Saat memberikan nasihat di pesta itu, saya tidak menyebut nama orang maupun lembaga manapun yang memakai pangkat jenderal. Maka dari itu, saya sangat heran mengapa ada orang yang merasa tersinggung,?” pungkas AA Gulo mengakhiri klarifikasinya kepada Awak media Srikandinews.com

(Jurnalis: Arius Mendrôfa).

Share this:

About srikaninews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *