Home / Inhil / Sudut Pandang Dari Masyarakat Terhadap Bulau Burung

Sudut Pandang Dari Masyarakat Terhadap Bulau Burung

Inhil Riau – srikandinews.com. Dari namanya saja sudah menyatakan bahwa wilayah itu mungkin paling banyak burung ketika itu ,karena di tahun 1926 masyarakat keturunan Melayu telah mendiami pulau burung itu.

Dari mulai menebang bebakauan yang ada di pinggir pantai hingga sampai ke darat beberapa meter, masyarakat pendatang dari bangsa Melayu telah mulai menduduki pulau burung hingga sekarang.

Memang kondisi tanahnya adalah gambut dengan air asalnya berwarna seperti teh namun walaupun pun demikian adanya masyarakat dari berbagai suku di Indonesia telah mendiami pulau burung.

Sudah 10 kades memimpin pulau burung ini, mulai dari orang luar maupun dalam untuk membangun infrastruktur seperti jalan utama dan parit sudah dilaksanakan atas dasar kegotoroyongan swadaya masyarakat pulau burung.

Hingga sekarang pulau burung di untungkan, Karena telah hadirnya sebuah perusahaan terbesar warisan dari presiden Suharto.

Sehingga berbagai kemajuan pun telah tercapai terutama pertumbuhan penduduk serta perumahan,pertambahan kenderaan roda dua dan tiga serta peredaran keuangan pun cukup menjanjikan.

Soal lintas hilir mudik kapal cepat serta kapal angkut barang dari Kepri dan tembilahan saban hari bergerak serentak memenuhi kebutuhan masyarakat pulau burung.

Menurut salah seorang masyarakat Riau Kepri Rodianto, mengatakan bahwa soal jalan yang ada di pulau burung ini sungguh mengecewakan sekali dimana di segala arah terutama paret 1 dan 3 sudah peceh terbelah dan sangat membahayakan sekali bagi pengendara tuturnya Minggu yang lalu.
Ada juga jalan yang bagus namun hanya beberapa meter saja.

Selain itu juga karakter pemimpin nya juga sepertinya tidak memiliki integritas membangun daerah pulau burung,dan juga terjadi pembiaran pembangunan yang tidak layak tandas nya lagi.

Kalau tentang anggaran mungkin tidak kurang dan mencukupi sesuai kebutuhan dan keinginan untuk masyarakat,,apa lagi kalau di lihat bahwasanya ide untuk membangun jalan jalan yang telah rusak itu masyarakat nya sanggup untuk memperbaiki nya walaupun pun menggunakan dana pribadi bersifat patungan tambah Rodianto ulang.

Saya meminta kepada bupati gubernur anggota DPRD Inhil dan Riau yang telah duduk tolonglah perhatian infrastruktur yang ada di pulau burung ini, karena kapan lagi pulau burung memiliki infrastruktur yang memadai dan nyaman buat masyarakat tutur nya ketika berada di parit besika jaya pulau burung. (Aman)

Share this:

About srikaninews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *